Managemen Azan ala RMS

Managemen Azan  ala RMS

Managemen Azan ala RMS

Bupati Sidrap H.Rusdi Masse memiliki pola lain dalam menerapkan managemen pemerintahan. Pola ini disebutnya sebagai pola managemen azan. Yah.....jauh sebelum pemerintah lain menggelar sholat subuh berjamaah, rame rame sholat di lapangan-- RMS justru telah melakukannya sejak tahun 2014 lalu. Pertama ini mengawali dari lingkungan SKPD. RMS menerbitkan himbuaan sholat berjamaah bagi SPKD. Portal inikata.com pernah mengulasnya pada bulan September 2016.

sumber : http://news.inikata.com/read/2016/09/08/3434/rms-jalankan-tugas-pemerintahan-terapkan-manajemen-adzan

RMS - SIDRAP, INIKATA.com : Popularitas Rusdi Masse selaku Bupati Sidrap selama dua priode, dan Ketua DPW Partai NasDem Sulsel semakin dikenal luas di mata masyarakat Sulsel pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Hal itu disebabkan karena bupati yang sukses dengan usaha yang dirintisnya bergerak di bidang ekspedisi laut di Jakarta, selama ini menjalankan menejemen Islami, yaitu, manajemen Adzan yang diterapkan setiap hari.

Dan hal itu pula yang diterapkan dalam menjalankan pemerintahannya selama ini yang sudah memasuki tahun ke delapan yang akan segera berakhir pada Desember 2018 yang akan datang.

Sejak awal pemerintahannya tahun 2008 lalu, RMS bersama sejumlah kelompok membentuk wadah bagi masyarakat umum yang diberi nama Tim Armada Safari Jamaah (Tasbih) yang berkeliling disejumlah mesjid didaerah ini untuk melakukan shalat jamaah Magrib dan Isya yang diisi dengan ceramah agama dari sejumlah ulama.

Setelah dinilai sukses dengan program keagamaan itu, RMS kembali membuat Tasbih bagi seluruh PNS dalam lingkup Pemkab Sidrap, khusus untuk jamaah shalat Dhuhur dan Ashar yang setiap habis shalat juga diisi dengan cerah agama yang mulai diterapkan sejak 2013 lalu hingga sekarang.

Selanjutnya bupati RMS kembali membuat suatu gebrakan sejak 2014 lalu hingga sekarang ini dengan membuat Tasbeh khusus untuk shalat Subuh bagi seluruh ummat muslim yang saat ini juga diikuti Walikota Makassar, Danny Komando.

RMS yang dihubungi melalui WhatsAp nya, Kamis (8/9/2016) membenarkan jika ketiga program Tasbeh itu sudah terlaksana dengan baik didaerah ini sebagai wujud kecintaan kepada Allah SWT atas berkat dan rahmat yang diberikan kepada hambanya.

Menurutnya, dalam kehidupan sehari- harinya, dia mengaku menggunakan manajemen Adzan. Artinya, kata RMS, sesibuk apapun dan sebesar apapun pekerjaan serta serumit apa masalah yang dihadapi, seketika mendengar suara Adzan, langsung ditinggalkannya menuju mesjid terdekat untuk melaksanakan shalat jemaah.

Selanjutnya, setelah mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat sunnah menunggu shalat berjamaah, semua beban pekerjaan dan masalah yang dihadapi, Insya Allah pasti akan ditemukan solusi dan jalan keluar yang dirahmati Allah SWT.

Penulis : Hasman Hanafi

Adityaputri

Leave a Reply

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close